Monday, February 16, 2015

Ayat Imiah Al Quran tentang Efek Tekanan Udara

berbagiyangbaik...Tubuh manusia, kalau diumpamakan sebuah bidang maka luasnya sekitar 1 sampai 2 meter persegi, artinya  secara tidak sadar tubuh kita mendapat tekanan setara 10-20 ton udara !

Dalam Alquran Allah Yang Mahakuasa mengatakan :

"Maka barangsiapa dikehendaki Allah untuk menunjukkannya, Dia akan melapangkan dadanya kepada Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah untuk menyesatkannya, Dia akan menjadikan dadanya sempit lagi sesak, seolah-olah ia sedang naik ke langit" [Al-An'am : 125]

Ayat ini adalah contoh dari keajaiban ilmiah Al-Qur'an, dan juga memberikan bukti yang jelas dari kerasulan Nabi Muhammad.

Sekarang telah terbukti dalam ilmu penerbangan dan ruang angkasa bahwa ketinggian yang luar biasa menyebabkan perubahan fisiologis dalam tubuh manusia yang dimanifestasikan dengan perasaan sesak dan sempit di dada sampai seseorang mencapai tahap kritis yang disebutkan dalam Al Quran : "...menjadikan dadanya sempit lagi sesak, seolah-olah ia sedang naik ke langit"

Hal ini karena semakin tinggi naik ke langit, tekanan atmosfer semakin rendah dan oksigen mulai berkurang.

Jika seseorang naik ke ketinggian 10.000 kaki di atas permukaan laut, ia akan merasakan penurunan oksigen dan tekanan atmosfer. Jika ia naik lebih tinggi lagi hingga 16.000 kaki, maka detak jantung meningkat dan pernapasan terengah-engah karena tubuhnya dipaksa menghirup oksigen yang makin menipis.

Jika naik lebih tinggi di ketinggian 25.000 kaki, tubuh akan gagal mengatasi ketinggian yang luar biasa tersebut. Jadi apa yang terjadi?
Gejala berikut ini mulai timbul:
Dada terasa ditekan dan mengerut: "...dadanya sempit lagi sesak, seolah-olah ia sedang naik ke langit".
berbagiyangbaik.blogspot.com

Namun, jika naik lagi lebih dari 25.000 kaki, manusia akan kehilangan kesadaran. Itulah sebabnya pesawat yang terbang lebih tinggi dari 40.000 kaki dilengkapi dengan delapan kali lebih banyak udara seperti keadaan di permukaan bumi, sehingga membuat tekanan di dalamnya sama dengan permukaan bumi, jika tidak penumpang akan kehilangan kesadaran.

Dengan demikian, ayat Al-Qur'an di atas memberikan bukti yang jelas tentang keajaiban Al Qur'an dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah.

Yang disebutkan di atas adalah fakta tentang gejala dalam kasus penurunan oksigen, tapi bagaimana gejala dalam kasus penurunan tekanan atmosfer?

Para ilmuwan mengatakan bahwa dengan penurunan tekanan atmosfer semua gas dalam tubuh akan mengembang dan meledak keluar jaringan, demikian juga organ dan bagian tubuh lainnya seperti paru-paru, usus besar, dan telinga tengah.

Bahkan, penurunan tekanan atmosfer memiliki efek tak tertahankan yang serius pada tubuh manusia, terutama sakit perut, sakit usus, sakit telinga, dan nyeri di paru-paru dan sendi. Semua sakit dan nyeri yang tak tertahankan tersebut disebabkan oleh penurunan tekanan atmosfer. 
Tapi pertanyaannya adalah: Bagaimana Rasulullah mengetahui fakta tersebut ?! Apakah dia, atau orang lain pada saat itu, pernah naik ke langit sehingga dapat menggambarkan fenomena alam seperti itu?!
Tak Ada! Tentu saja tidak! Tapi itu adalah Allah, Yang Mahakuasa, yang mengungkapkan kepadanya seperti disebutkan dalam Surat Al-An'am.

Itulah sebabnya Ali ra, berkata: "Dalam Al-Qur'an memang banyak sekali ayat yang belum ditafsirkan!"

Hanya dengan perkembangan ilmu pengetahuan, dan hanya ketika seorang naik ke ketinggian di atas permukaan bumi dengan balon atau pesawat terbang, bisa merasakan fakta-fakta kosmik tersebut.

Ketika kita terbang di pesawat terbang, kita tidak merasakan hal-hal seperti tersebut di atas, karena pesawat dilengkapi alat khusus untuk membuat tekanan di dalam sama dengan tekanan di permukaan bumi.

Jika alat itu tiba-tiba rusak atau kabin kehilangan tekanan, pesawat harus terpaksa mendarat, kalau tidak semua penumpang akan terbunuh.

Unit pengukuran tekanan adalah atmosfer (atm), yang merupakan tekanan atmosfer seberat 1,333 gram pada satu sentimeter persegi, atau berat 76 sentimeter kubik Mercury (Hg) pada satu sentimeter persegi.  Sehingga 1 Atm = 76 cm Hg.

Tubuh manusia, kalau diumpamakan sebuah bidang maka luasnya sekitar 1 sampai 2 meter persegi, artinya  secara tidak sadar tubuh kita mendapat tekanan setara 10-20 ton udara.

Dengan kata lain, di Bumi kita ada di tengah-tengah lautan luas udara, dan masing-masing dari kita mendapat tekanan 10-20 ton udara.

Para ilmuwan berpendapat bahwa tekanan di permukaan bumi adalah sama dengan 3.600.000.000 unit tekanan di atmosfer. Tekanan di permukaan matahari adalah sama dengan 100 miliar unit tekanan atmosfer Bumi.

Tekanan di permukaan bintang neutron, yang pada awalnya sebesar Matahari tapi kemudian menjadi hanya  tinggal 14 kilometr diameternya, adalah satu juta juta miliar unit tekanan atmosfer Bumi.

Berlian adalah unsur yang paling keras di Bumi, diperkirakan berlian telah mengalami 4 juta unit tekanan atmosfer bumi atau lebih dari itu dari pusat bumi.

Tetapi beberapa pusat penelitian ilmiah telah mampu menekan arang hingga 5000 unit pada suhu 2000 derajat Celcius dan membuat apa yang disebut sebagai "berlian buatan".

Ilmu kedokteran juga telah menemukan bahwa obat-obatan cair lebih menguntungkan daripada obat obatan yang dibuat dengan tekanan tinggi, karena tekanan dapat mempengaruhi sifat materi.
Fakta lain yang ingin diajukan kepada kita, karena ternyata tekanan sangat bermanfaat dalam menciptakan sesuatu yang berharga. Iman yang benar kepada Allah dan Rasul-Nya, juga akan terus diuji dengan musibah bencana sampai kita menadi seorang mukmin sejati, menjadi orang yang brilian, seperti berlian...insya Allah.
Translated From : onislam.net/english/health-and-science/faith-and-the-sciences/482909-scientific-signs-in-quran-atmospheric-pressure.html , Khaled Al-Athmeh Translator

Posted by Atoillah Ade | Berbagi Kebaikan

Terima Kasih telah membaca artikel Ayat Imiah Al Quran tentang Efek Tekanan Udara, Posting oleh Atoillah Ade, Monday, February 16, 2015. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

0 komentar:

Post a Comment